ViAndSun Shop OFFLINE sampai 3Agt 2014. Beroperasi kembali tgl 4 Agt 2014. Have a nice day


Interview


viandsun shop surya dengan achmad heryawan gubernur jabar 112x150 Interview

Surya With Bapak Achmad Heryawan, Gubernur Jawa Barat

Interview with ViAndSun Shop Owner

Awal Cerita Menjadi Buka Toko Barang Unik

APAKAH ANDA BERBISNIS SEJAK MUDA?

Apakah Pak Surya sudah berbisnis sejak muda?

Sebagai anak pertama dalam keluarga saya, saya dituntut untuk lebih mandiri dan tidak mengandalkan siapa2. Dan saya sejak SMA sudah punya cita-cita untuk menjadi pengusaha muda dan sukses, dan ingin pension muda. Saya ingin masa-masa hidup saya dihabiskan untuk keluarga, bersenang-senang dan membahagiakan orang-orang disekitar saya. Tapi itulah baru impian saya dan belum tahu awalnya melakukan apapun….

Bagaimana memulainya?

Memulainya? Awalnya saya tidak tahu harus memulai dari mana dengan umur 16 tahun, saat itu saya baru SMA kelas 2. Hingga suati hari saya ditawari oleh teman dengan bisnis Multi Level Marketing. Itu titik awal dimana saya belajar bisnis. Pelajaran yang TIDAK MUNGKIN saya dapatkan saat saya duduk dibangku SMA. Saya banyak dan dipaksa beli buku2 bisnis dan kepemimpinan seperti buku karya Robert T.Kiyosaki, John. C Maxwell, dan lain-lain… Semua saya beli dan baca guna ingin sukses cepat-cepat “ceritanya” saat itu…

Apa yang Anda lakukan?

Dalam bisnis Multi Level Marketing yang saya jalankan, saya dipastikan akan mendapatkan passive income dengan kurun waktu 1-2 tahun jika saya jalankan sungguh-sunguh… saya belajar yang namanya berbicara dengan orang, sikap tubuh dan cara menangani debatan-debatan seputar bisnis yang saya lakukan. 1 hal yang saya dapatkan juga, dimana saya banyak ketemu orang dan banyak shearing dengan mereka yang tentunya lebih senior dan professional daripada saya. Banyak masukan-masukan yang saya dapatkan dari mereka. Yang intinya MLM hanyalah salah satu kendaraan seseorang untuk mendapatkan kesuksesan mereka.

Langsung Berhasil?

hahhahahaha…… TENTU TIDAKKKKK…. Saya gugur dalam pertempuran bisnis ini yang sudah saya jalanin kurang lebih 3tahun hingga awal kuliah. Karena banyak factor juga yang buat saya tidak bertahan disana. Tapi saat itulah saya pikirannya sudah maju dibandingkan dengan mahasiswa-mahasiswa lainnya. Dimana mahasiswa lainnya masih berpikiran tuk main, belajar dan bersenang2. Tapi saya sudah gda waktu kesana. Saya pun kuliah hanya formalitas dan ingin menyenangkan orang tua saja. Karena materi kuliah tanpa saya sadari, dalam bentuk PRAKTISInya sudah saya dapatkan saat saya menjalankan bisnis MLM. Materi kuliah hanyalah TEORI…., pada prakteknya tidak semua sejalan dengan apa yang ada di teori, ya kecuali hitung2an rumus seperti BEP, ROI, pembukuan, pajak dsb. Tapi saat itu saya SUDAH BERPIKIR “walah, itungan kaya gini bukan bidang saya walau saya PERLU TAU, tapi untuk mendalaminya engga deh. LEBIH BAIK saya menyewa orang-orang pintar yang medalami akunting keuangan dsb dan saya BAYAR mereka semua, daripada saya yang DIBAYAR untuk memperkerjakan keuangan perusahaan mereka.” Itulah bedanya pemikiran seorang pengusaha dan pekerja. SAMPAI KAPANPUN otak pengusaha dan pekerja cara pemikirannya gakan nyambung, terutama dari segi MENTAL. Itu sudah jelas berbeda…

Terus?

Sampai akhirnya saya lulus kuliah, saya belum dapet juga inspirasi mau usaha apa. Saya coba cari KERJA, DITOLAK terus saudara-saudaraku. Saya memiliki sifat blak-blakan n saya akui saya memliki sedikit sifat arogan dimana saya tidak mau harga diri saya diinjak-injak atau pun saya sekalipun harus kerja di perusahaan itu, bukan berate saya bisa seenaknya diperintah… kalau kata sule” oh tidak bisa…”. Alhasil, tiada yang berani memperkerjakan saya. Tapi mereka tau kualitas saya dalam hal sisi marketing dan gaya bicara saya sebagai negosiator yang ulung…

Anda gimana jadinya?

Sempat saya pun ada 1 titik dimana down, harus ngapain lagi. Tapi saya tetap mempertahankan impian saya kalau suatu hari saya bisa menjadi pengusaha handal. Dan saya coba mencari pekerjaan tuk MENCARI PENGALAMAN saja. Tapi tak kunjung tiba. Hingga akhirnya saya sebenernya menyukai cooking alias memasak. Dan Tuhan begitu baik, saya diberi kesempatan untuk pergi ke HONGKONG untuk beberapa lama untuk mendalami ilmu permasakan disana. Dan saya pun otomatis bisa jalan2, cuci mata, dan melihat banyak banget prospek di Indonesia yang bisa jadikan uang dengan milihat budaya dari hongkong sendiri. Terutama dari barang-barang yang lebih unik dan lucu, serta tidak ada di Indonesia.

Terus apa yang Anda lakukan?

Singkat cerita, saya pulang dari hongkong dengan ilmu perbekalan yang cukup lah. Dan saya mau coba berbisnis kuliner. Satu sisi sebenarany ortu tidak setuju karena berbisnis kuliner cukup menguras tenaga, capai dan juga tidak bisa ditinggal terutama masakan chinesee food yang sudah saya dalami. Tapi dasar saya ngotot, saya berlatih dan berlatih. Dan 1 jalan lagi dimana akhirnya saudara saya punya tempat untuk dijadikan tempat mengajar masak. Akhirnya saya putuskan dengan beliau untuk membuat LES MASAK untuk anak2 saja. Karena kalau langsung orang tua, saya takut ga siap dan mentalnya pun belum ada. akhirnya saya sempat mengajar anak2 tuk memasak… enak banget yang isteri saya entar ya, tidak perlu belajar masak lagi. Xixixi….. tapi selang berapa lama, saya sangat suka dengan kegiatan ini, tapi saya merasa ini saja tidak cukup. Sampai akhirnya saya coba berjualan ONLINE SHOP pertama kali berjualan barang unik TANPA MODAL SEPERPUN BERBENTUK CASH. Hanya internet saja dan gambar2 barang yang ingin saya jajakan. Karena ketekunan saya dan berjuang melawan arus yang ada (berat sekali), saya akhirnya memutuskan buka toko sendiri dengan MODAL NEKAD. Beruntung Tuhan buka jalan. Dan saya pun ambil andil dari setiap toko saya direnovasi. Dimulai masang keramik, memasang atap2 gipsum, mengecat, mengukur topi mebel, beli bahan-bahan bangunan sendiri, mengaduk semen dan pasir, masang lampu dan listrik semuanya saya ikut andil. KENAPA? Karena untuk menghemat biaya cost saya yang saya punya dengan pas2an. Saya hanya bisa memperkerjakan 2buah pekerja dalam waktu 2bln yang tidak mungkin keburu hanya dengan 2orang pekerja. Buktinya apa? Kalian BISA PEGANG kdua telapak tangan saya yang kasar dan seperti kuli saat itu tapi sekarang pun tak jauh berbeda dari dulu. Apa saya MALU dengan tangan kasar saya? TENTU TIDAKKKKKK, kuliat tangan saya yang kasar adalah BUKTI kerja keras dan kerberhasilan saya sampai detik ini dimana saya curahkan segala hasrat, tenaga dan pikiran saya untuk KERAJAAN BISNIS YANG SEDANG SAYA BANGUN SAMPAI DETIK ini.

Apakah Anda memang bisa melakukan itu semua?

Mana ada orang yang bisa melakukan yang belum pernah dilakukannya? Jadi saya BELAJAR (LEARNING BY DOING) sambil melakukan. Lihat para pekerja-pekerja lain cara melakukannya. Dan alakadarnya saya harus nurut sama orang yang saya gajih sendiri karena saya disini posisinya sebagai BURUH BANGUNAN juga. Tapi tetap konsep saya yang pegang. Kalau kita menunggu SUDAH BISA, baru mau melakukan, kapan mulainya?

Anda sangat mandiri sejak muda?

Tidak. Sebetulnya saya sangat penakut, minder juga karena saat SMA saya memiliki badan yang mungil,kecil,imut dan lucu yang intinya saat saya SMA saya tidak sependek itu. (saya akan coba cari fotonya. Kalian pasti tidak akan nyangka deh…), humoris yang gampang down juga, pemimpi yang banyak berkhayal dan tidak tahu harus berbuat apa, yang rencananya banyak tapi malas. Tapi ajaran orang tua yang membuat saya miskin dimana saya tidak diberikan dengan mudah uang beigitu saja mengharuskan kita mandiri, yang sesungguhnya satu-satunya kualitas yang menjadikan kita dihormati di masa dewasa. Kemandirian.

Lalu, bagaimana Anda bangkit dari sifat-sifat yang seperti itu? Apakah sifat-sifat itu sudah sama sekali hilang dari pribadi Pak Surya?

Tidak Semua hilang, tapi dengans seiiringnya berjalannya waktu, tempaan hidup yang saya alami, tekanan/preasure yang saya hadapi, pergaulan yang saya miliki, latihan-latihan motivasi yang saya ikuti dan masih banyak lagi, itu yang mengubah kulitas hidup saya untuk jadi lebih baik lagi.  Saya sampai detik ini SUDAH TIDAK MEMPUNYAI TEMAN SEUMURAN lagi. Paling muda pun 3 tahun diatas saya. Ini berlangsung dimulai dari kuloiah semester akhir dimana saya sudah jaarang bergaul dengan anak2 kampus. Saya lebih comfort bergaul dengan yang lebih tua dan seorang pengusaha. Saya merasa ini lah jiwa saya dan pergaulan saya sesungguhnya. Banyak saya mendapatkan ilmu kehidupan dari mereka. BALIK LAGI MEREKA SEMUA PRAKTISI, BUKAN SEPERTI DOSEN-DOSEN KAMPUS YANG KEBANYAKAN TEORI SAJA DIMATA SAYA? BUKTINYA APA? Buktiny teori saja TIDAK MEMBUAT dosen-dosen itu kaya. Mereka mengajarkan teori, dan prakteknya KEBANYAKAN TIDAK SESUAI dengan lapangan. CAM-KAN itu. Berbeda dengan dosen2 yang emank seorang praktisi, OMONGAN MEREKA penuh dengan makna dan sarat dengan pengalaman2 mereka… dan saya di kampus hanya bertemu 1-3 orang saja dosen seperti itu. Sisanya… teori saja tok… YANG TIDAK PERLU dimata saya. Setuju kawan2?

Sekarang usaha bapa selain membuka gerai barang unik apa lagi?

Nanti saja dilanjutkan ya… karena saya harus meladeni konsumen2 online yang lainnya…

Selamat siang…

Surya H.P – I will Fight for my Freedom ^-^v

Website: www.viandsunshop.com

Pages: www.facebook.com/viandsun.comunity

Twitter: @ViAndSun

Pin BB: 22897D63

Contact: 0857.2005.7777

Show room:

Jalan. Jendral Sudirman no.100 (dekat hotel perdana wisata)

Bandung – 40181

 


Switch to our mobile site